> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://www.diskusipajak.com/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Pemotongan PPh Pasal 23 atas Biaya Medical Check Up
- URL: https://www.diskusipajak.com/p/pemotongan-pph-pasal-23-atas-biaya-medical-check-up/
- Published: 2025-07-17T09:58:22.000Z
- Updated: 2025-12-27T02:36:47.000Z
- Description: Perlukah lapor SPT Masa PPh 23 untuk transaksi MCU?
- Author: Tim Redaksi Diskusi Pajak
- Tags: FAQ, #Import 2026-06-21 19:38, #Import 2026-07-12 16:37

## Apakah Pembayaran Biaya **Medical Check Up (MCU)** oleh Perusahaan Harus Dipotong **PPh Pasal 23**?

Pembayaran biaya **medical check up (MCU)** oleh perusahaan kepada rumah sakit atau klinik **tidak dikenakan pemotongan PPh Pasal 23** karena jasa ini tidak tercantum dalam daftar objek pajak sesuai PMK-141/PMK.03/2015 dan regulasi terkait.

### Mengapa **Jasa Medical Check Up Karyawan** Tidak Termasuk Objek **Pemotongan PPh Pasal 23**?

**Pemotongan PPh Pasal 23 atas biaya medical check up** hanya diterapkan jika memenuhi ketentuan ketat: pemberi jasa adalah badan, penerima adalah pemotong pajak, dan jasa masuk daftar dalam **PMK-141/PMK.03/2015**. Namun, **jasa pemeriksaan medical check up karyawan oleh rumah sakit atau klinik** tidak disebutkan dalam daftar tersebut, seperti PMK-244 atau update terbaru.

Daftar objek **PPh Pasal 23 jasa lain** mencakup jasa konstruksi (4%), perawatan mesin (4,5%), atau event organizer (3%), tapi **biaya MCU perusahaan** tidak masuk kategori ini. Jika pemberi jasa adalah orang pribadi, berlaku **PPh Pasal 21**, bukan 23.

Bendahara perusahaan wajib identifikasi status lawan transaksi; jika badan tanpa suket PP 55/2022, potong 2% dari bruto (tidak termasuk PPN), tapi **MCU bukan objek**.

### Ketentuan Lengkap **Pemotongan PPh Pasal 23 untuk Jasa Medical Check Up** di Perusahaan

Perusahaan sebagai pengguna jasa **medical check up karyawan** bertanggung jawab verifikasi. **Biaya medical checkup karyawan** wajib ditanggung perusahaan sesuai aturan kesehatan kerja, termasuk MCU berkala atau khusus. 

Namun, dari sisi pajak, **pembayaran biaya MCU oleh perusahaan ke klinik** bebas **PPh 23** karena tidak ada posisi khusus di PMK.

Jika ada suket WP peredaran bruto (PP 55/2022), potong **PPh final 0,5%** saja, tapi tetap **jasa MCU tidak wajib dipotong**. Bukti potong diterbitkan saat terutang (akrual atau pembayaran, mana lebih dulu).

**Medical check up outsourcing** pun sama; tanggung jawab biaya pada pengurus, tanpa **pemotongan PPh 23 jasa medical check up**.

---

### FAQ Terkait **PPh Pasal 23 atas Biaya Medical Check Up Karyawan Perusahaan**

#### ****Siapa yang memotong pajak untuk pembayaran biaya MCU perusahaan?**

Perusahaan sebagai pemotong, tapi ****MCU bukan objek PPh 23**.

#### ****Apakah jasa medical check up karyawan oleh rumah sakit dikenakan PPh 23?**

Tidak, karena tidak termasuk daftar jasa dalam PMK-141/PMK.03/2015.

#### ****Berapa tarif PPh 23 jika jasa medical check up termasuk?**

2% dari bruto (tanpa PPN) untuk badan, tapi ****jasa ini tidak termasuk**.

#### ****Apakah biaya MCU karyawan bisa dikecualikan dari objek pajak pegawai?**

Ya, sebagai kenikmatan yang dikecualikan jika wajib secara berkala.

#### ****Bagaimana jika klinik MCU adalah orang pribadi?**

Beda perlakuan untuk Orang Pribadi, Potong ****PPh Pasal 21** (4-5% x 50% bruto), bukan 23.

#### ****Perlukah lapor SPT Masa PPh 23 untuk transaksi MCU?**

Tidak wajib, karena bukan objek withholding.