> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://www.diskusipajak.com/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# PPh Final atas Penghasilan WP yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu PP 23 Tahun 2018
- URL: https://www.diskusipajak.com/p/pph-final-atas-penghasilan-wp-yang-memiliki-peredaran-bruto-tertentu-pp-23-tahun-2018-2/
- Published: 2026-06-17T04:46:24.000Z
- Updated: 2026-06-17T04:46:24.000Z
- Author: Tim Redaksi Diskusi Pajak
- Tags: PPh Final, #Import 2026-07-12 11:34, #Import 2026-07-12 16:37

🚫

****NOTE:** PP 23/2018 ****sudah tidak berlaku** sejak 20 Desember 2022\. Note ini bersifat ****historis** untuk referensi pemahaman rantai regulasi UMKM. Berlaku: 1 Juli 2018 – 19 Desember 2022.

## 1\. DASAR HUKUM

1. **PP 23 TAHUN 2018** (berlaku 1 Juli 2018 – 19 Desember 2022) — PPh atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh WP yang memiliki peredaran bruto tertentu. Tarif **0,5%** final. **Sudah tidak berlaku.**
2. **PMK-99/PMK.03/2018** (berlaku 27 Agustus 2018) — Pelaksanaan PP 23/2018 tentang PPh atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh WP yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.
3. **PER-37/PJ/2013** (berlaku 30 Oktober 2013) — Tata cara penyetoran PPh final WP peredaran bruto tertentu melalui ATM.

## 2\. SURAT EDARAN & SURAT TERKAIT

- **SE-32/PJ/2014** — Penegasan pelaksanaan rezim final peredaran bruto tertentu (rujukan historis — Point E tentang reksa dana = kegiatan usaha masih relevan)
- **SE-38/PJ/2014** — Ralat SE-32/PJ/2014
- **SE-42/PJ/2013** — Tata cara pelaksanaan dan pelaporan (berlaku efektif untuk PP 23/2018)
- **S-1737/PJ.09/2013** — Fasilitas pembayaran PPh Final melalui ATM
- **S-45/PJ.02/2018** — Penegasan perlakuan PPh yang dipotong/dipungut pihak lain (berlaku untuk rezim final peredaran bruto tertentu)
- **S-421/PJ.03/2018** — Pedoman SKB pemotongan/pemungutan PPh dalam rangka peralihan ke PP 23/2018
- **S-490/PJ.03/2018** — Pedoman SKB pemotongan/pemungutan PPh dalam rangka peralihan ke PP 23/2018

## 3\. SUBJEK YANG DIKENAKAN PPh FINAL

Atas **penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dalam negeri** yang **memiliki peredaran bruto tertentu**, dikenai PPh Final dalam jangka waktu tertentu. *(Pasal 2 ayat (1) PP 23/2018)*

**WP yang memiliki peredaran bruto tertentu:** *(Pasal 3 ayat (1) PP 23/2018)*

- **WP Orang Pribadi**
- **WP Badan** berbentuk koperasi, CV, firma, atau PT
- Peredaran bruto **tidak melebihi Rp4.800.000.000,00** dalam 1 Tahun Pajak

**Penjelasan peredaran bruto:**

- Jumlah peredaran bruto dari Tahun Pajak terakhir, dari keseluruhan usaha, termasuk cabang *(Pasal 3 ayat (1) PP 23/2018)*
- WP OP suami-isteri PH/MT → omzet digabung *(Penjelasan Pasal 3 ayat (1) PP 23/2018)*

## 4\. WP YANG TIDAK TERMASUK SUBJEK PPh FINAL

*(Pasal 3 ayat (2) PP 23/2018)*

1. WP memilih dikenai PPh berdasarkan tarif umum (Pasal 17 ayat (1) huruf a, Pasal 17 ayat (2a), atau Pasal 31E UU PPh)
2. WP badan CV/Firma dari beberapa WP OP berkeahlian khusus menyerahkan jasa pekerjaan bebas
3. WP badan memperoleh fasilitas PPh berdasarkan Pasal 31A UU PPh atau PP 94/2010
4. Bentuk Usaha Tetap (BUT)

## 5\. PENGHASILAN YANG DIKECUALIKAN

*(Pasal 2 ayat (3)-(4) PP 23/2018)*

**Dikecualikan dari objek PPh Final:**

- Penghasilan WP OP dari jasa pekerjaan bebas
- Penghasilan luar negeri
- Penghasilan telah dikenai PPh Final tersendiri
- Penghasilan dikecualikan sebagai objek pajak

**Jasa Pekerjaan Bebas:** tenaga ahli, seniman, olahragawan, pengajar, pengarang, agen iklan, pengawas proyek, perantara, pedagang asongan, agen asuransi, distributor MLM/direct selling.

## 6\. JANGKA WAKTU PPh FINAL

| Subjek                      | Jangka Waktu      |
| --------------------------- | ----------------- |
| **WP Orang Pribadi**        | **7 Tahun Pajak** |
| **Koperasi, CV, Firma**     | **4 Tahun Pajak** |
| **Perseroan Terbatas (PT)** | **3 Tahun Pajak** |

*(Pasal 5 PP 23/2018)*

## 7\. TARIF, DPP, DAN CARA PENGHITUNGAN

**Tarif:** **0,5%** dari peredaran bruto setiap bulan. *(Pasal 2 ayat (2) PP 23/2018)*

**DPP:** Peredaran bruto bulanan sebelum potongan penjualan/tunai. *(Pasal 6 ayat (1)-(2) PP 23/2018)*

**Rumus:** `PPh = 0,5% × peredaran bruto bulanan`

Jika omzet > Rp4,8 M dalam tahun berjalan → tetap 0,5% sampai akhir tahun, tahun berikutnya tarif umum. *(Pasal 7 PP 23/2018)*

## 8\. TATA CARA PEMBERITAHUAN

*(Pasal 3 PMK-99/2018)*

- Pemberitahuan ke KPP/KP2KP/KPP Mikro atau saluran elektronik
- Paling lambat akhir Tahun Pajak
- Berlaku mulai Tahun Pajak berikutnya

## 9\. PENYETORAN, PEMOTONGAN, DAN PELAPORAN

### A. Setor Sendiri

Paling lama **tanggal 15** bulan berikutnya. KAP 411128 / KJS 420\. *(Pasal 4 ayat (2)-(3) PMK-99/2018)*

### B. Pemotongan/Pemungutan

Pemotong memotong **0,5%** jika WP memiliki Surat Keterangan. *(Pasal 4 ayat (7)-(8) PMK-99/2018)*

- Pemotong tidak memotong PPh Pasal 22 atas impor/pembelian barang
- Disetor paling lama **tanggal 10** bulan berikutnya

### C. Pelaporan

SPT Masa paling lama **20 hari**. Penyetoran dianggap pelaporan. Nihil tidak wajib lapor. *(Pasal 4 ayat (4)-(6) PMK-99/2018)*

## 10\. SURAT KETERANGAN

**Tata cara:** Permohonan ke KPP (langsung, pos, elektronik). Terbit **3 hari kerja**. *(Pasal 5-6 PMK-99/2018)*

| Subjek              | Masa Berlaku SK |
| ------------------- | --------------- |
| WP Orang Pribadi    | 7 Tahun Pajak   |
| Koperasi, CV, Firma | 4 Tahun Pajak   |
| Perseroan Terbatas  | 3 Tahun Pajak   |

*(Pasal 5 huruf a PP 23/2018 jo. Pasal 7 PMK-99/2018)*

**Pembatalan SK:** Jika WP tidak memenuhi kriteria. *(Pasal 8 PMK-99/2018)*

## 11\. KETENTUAN TAMBAHAN

### Angsuran PPh Pasal 25

WP yang tidak lagi dikenai PPh Final wajib angsuran Pasal 25\. WP lain diperlakukan sebagai WP Baru. *(Pasal 9 PMK-99/2018)*

### Ketentuan Peralihan

Penghasilan sebelum 1 Juli 2018: tarif 1%. Penghasilan 1 Juli – 31 Des 2018: tarif 0,5%. Mulai 2019: tarif umum. *(Pasal 10 PP 23/2018)*

## CONTOH KASUS

**Contoh 1 — Perhitungan PPh Final:** Tuan A (WP OP, pedagang) memiliki omzet Rp100 juta/bulan.

- PPh terutang = 0,5% × Rp100.000.000 = **Rp500.000** per bulan
- Jatuh tempo penyetoran: tanggal 15 bulan berikutnya

*(Pasal 2 ayat (2) jo. Pasal 6 ayat (3) PP 23/2018)*

**Contoh 2 — Jangka Waktu:** PT Maju terdaftar 2019, omzet Rp3 M/tahun.

- Jangka waktu: **3 Tahun Pajak** (2019, 2020, 2021)
- Mulai Tahun Pajak 2022: tarif umum Pasal 17 UU PPh

*(Pasal 5 PP 23/2018)*