Bedah Profil PT Rejek Rejeki
Sebuah pertambangan batubara lokal yang belum terdaftar sebagai PKP
Profil Perusahaan
- Nama Perusahaan: PT Rejek Rejeki
- Sektor Usaha: Pertambangan Batu Bara
- Status PKP: Belum Terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak
Rekonsiliasi Pendapatan (Peredaran Usaha)
Terdapat selisih signifikan antara pendapatan yang dilaporkan secara mandiri dengan data transaksi yang ditemukan dari pihak ketiga.
| Keterangan | Nilai (Rupiah) |
| Pendapatan Laporan Mandiri | 19.422.470.000 |
| Pendapatan Data Pihak Ketiga (Nyata) | 68.235.940.000 |
| Selisih Pendapatan Tidak Dilaporkan | 48.813.470.000 |
Rincian Transaksi dengan Pihak Ketiga
Daftar penjualan batu bara kepada pembeli utama (PT Energi Tanpa Batas) selama periode 2020:
| No | Tanggal | Jenis Barang | Nilai Penjualan (IDR) | Pajak Dipotong (IDR) |
| 1 | 26/04/2020 | Batu Bara | 5.699.620.000 | 85.490.000 |
| 2 | 19/05/2020 | Batu Bara | 5.838.410.000 | 87.580.000 |
| 3 | 01/12/2020 | Batu Bara | 31.183.330.000 | 467.750.000 |
| 4 | 02/12/2020 | Batu Bara | 25.514.580.000 | 382.720.000 |
| TOTAL | 68.235.940.000 | 1.023.540.000 |
Potensi Kewajiban Pajak Penghasilan (PPh)
Berdasarkan analisis norma penghasilan bersih karena ketidaktersediaan laporan biaya yang memadai:
- Total Pendapatan (Setelah Koreksi): 68.235.940.000
- Perkiraan Penghasilan Bersih (Fiskal): 29.341.450.000
- Kewajiban PPh Terutang: 7.077.360.000
- Kredit Pajak (Sudah Dibayar): (204.830.000)
- POTENSI PAJAK KURANG BAYAR: 6.872.530.000
Analisis Revenue Gap
Berdasarkan hasil rekonsiliasi data internal versus data transaksi pihak ketiga, ditemukan anomali signifikan pada peredaran usaha tahun pajak 2020. Ketidaksesuaian ini menciptakan eksposur pajak yang substansial.
| Indikator Ekonomi | Nilai Pembulatan (IDR) |
| Peredaran Usaha yang Dilaporkan | 19.422.470.000 |
| Peredaran Usaha Berdasarkan Bukti Potong Lawan Transaksi | 68.235.940.000 |
| Omzet yang Belum Terlapor (Understated Revenue) | 48.813.470.000 |
Analisis Konsultan: Selisih sebesar 48,81 Miliar Rupiah ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan indikasi kuat adanya unreported income yang menjadi target utama pemeriksaan otoritas pajak.
Proyeksi Kewajiban dan Kurang Bayar Pajak
Mengingat keterbatasan dokumen biaya pendukung, kami menggunakan pendekatan norma penghasilan neto untuk mengestimasi kewajiban fiskal yang harus segera diantisipasi oleh jajaran direksi.
- Estimasi Laba Bersih Fiskal: 29.341.450.000
- Total PPh Terutang: 7.077.360.000
- Kredit Pajak (PPh 22/23): (204.830.000)
- POTENSI UTANG PAJAK POKOK: 6.872.530.000
Catatan: Nilai di atas belum termasuk potensi sanksi administrasi berupa bunga sesuai UU KUP yang terus berjalan setiap bulannya.
Kami memberikan jasa bedah profil silakan hubungi kami via WA 085171075710 atau telegram t.me/lesssummer