Rangkuman Rumus Praktis Excel untuk Mempercepat Proses Koreksi Fiskal Pajak Penghasilan Badan

##1 – Dataset Referensi (Untuk Semua Contoh Kasus)

  • Berisi tabel contoh transaksi yang mencakup: Keterangan Transaksi, Jenis (Pendapatan/Biaya), Jumlah (Rp), dan Kategori Fiskal.
  • Contoh Transaksi dan Kategori Fiskal:
    • Pendapatan Jasa Konsultasi: Aman
    • Pendapatan Sewa Gudang (Final): Koreksi Negatif
    • Biaya Gaji Karyawan: Aman
    • Biaya Entertainment (tanpa daftar nominatif): Koreksi Positif
    • Biaya PPh 21 Ditanggung Perusahaan: Koreksi Positif
  • Laba Komersial: 89.000.000

##2 – Rumus dan Fitur Praktis Excel

  1. Memberi Label Koreksi Otomatis (IF & SEARCH)
    • Rumus menggunakan fungsi IF dan SEARCH untuk menandai transaksi dengan label "Koreksi Negatif", "Koreksi Positif", atau "Aman" berdasarkan kata kunci pada deskripsi transaksi (Kolom A).
  2. Menjumlahkan Total Koreksi Positif (SUMIF)
    • Rumus: =SUMIF(D:D; "Koreksi Positif"; C:C).
    • Menghitung total semua biaya non-deductible (Koreksi Positif).
    • Hasil Contoh: -16.000.000 (dari Biaya Entertainment, Sumbangan, PPh 21 DTP).
  3. Menjumlahkan Total Koreksi Negatif (SUMIF)
    • Rumus: =SUMIF(D:D; "Koreksi Negatif"; C:C).
    • Menghitung total pendapatan PPh Final (Koreksi Negatif) agar tidak dihitung ulang.
    • Hasil Contoh: 10.000.000 (dari Pendapatan Sewa Gudang).
  4. Hitung Cepat Laba Kena Pajak (ABS)
    • Formula akhir untuk mendapatkan laba fiskal: = [Laba Komersial] + ABS ([Total Koreksi Positif]) - [Total Koreksi Negatif].
    • Hasil Contoh: 89.000.000 + 16.000.000 - 10.000.000 = 95.000.000.
  5. Buat Laporan Detail Koreksi (FILTER)
    • Rumus: =FILTER(A2:C8; D2:D8="Koreksi Positif") (Excel 365/2021+).
    • Menampilkan semua baris transaksi yang perlu dikoreksi secara dinamis.
  6. Hitung Jumlah Item Koreksi (COUNTIF)
    • Rumus: =COUNTIF(D2:D8; "Koreksi Positif").
    • Berguna sebagai cek validasi cepat untuk menghitung jumlah transaksi yang perlu dikoreksi.
    • Hasil Contoh: 3.
  7. Sorot Transaksi Koreksi Otomatis (Conditional Formatting)
    • Menggunakan Conditional Formatting dengan formula =$D2="Koreksi Positif" untuk memberi warna pada baris yang perlu dikoreksi (identifikasi visual cepat).
  8. Analisis Interaktif dengan Pivot Table
    • Fitur untuk membuat ringkasan instan tanpa rumus dengan menarik 'Kategori Fiskal' ke 'Rows' dan 'Jumlah (Rp)' ke 'Values'.
CTA Image

Kumpulan rumus praktis untuk mempercepat proses koreksi fiskal PPh Badan

Download disini via Repository telegram

penulis/kontributor: Jevi Saladin Nusantara.