Tabel Tarif PPh Pasal 23
⚠️Tabel ini telah diperbarui dengan: UU HPP (7/2021), UU Cipta Kerja (6/2023), ⭐ Dividen WP OP dikecualikan jika diinvestasikan (PMK-18/2021), ⭐ Royalti NPPN 6% (PER-1/PJ/2023), ⭐ 62 Jasa Lain (PMK-141/2015), dan Coretax Kode Billing + e-Bupot (PMK-81/2024).
Dasar Hukum
- UU 36 Tahun 2008 stdd UU 7/2021 (HPP) dan UU 6/2023 (Cipta Kerja) — PPh Pasal 23
- ⭐ PMK-81 Tahun 2024 (berlaku 1 Jan 2025, diubah ke-4 PMK-1/2026) — Coretax: Kode Billing + e-Bupot Unifikasi
- ⭐ PMK-18/PMK.03/2021 — Dividen WP OP DN dikecualikan jika diinvestasikan
- ⭐ PER-1/PJ/2023 — Royalti WP OP NPPN tarif efektif 6%
- PMK-141/PMK.03/2015 — 62 jenis jasa lain (pengganti PMK-244/2008)
Tabel Tarif PPh Pasal 23
| No | Uraian | Tarif | MAP/KJS | Dasar |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Dividen Termasuk dividen dari perusahaan asuransi ke pemegang polis. Dikecualikan: • SHU koperasi ke anggota • Bagian laba firma, kongsi, KIK • Dividen ke WP Badan DN dgn kepemilikan ≥25% ⭐ WP OP DN: BUKAN objek pajak jika diinvestasikan di Indonesia min. 3 tahun. Jika tidak → WP setor sendiri PPh Final 10% (KAP 411128/419). | 15% × bruto Tanpa NPWP: 30% | 411124 101 | UU PPh PMK-18/2021 |
| 2 | Bunga Termasuk premium, diskonto, imbalan jaminan utang. Dikecualikan: • Bunga ke Bank • Bunga ke penyalur pinjaman (PMK-251/2008) • Deposito, tabungan, SBI → Final • Obligasi → Final • Bunga koperasi ke anggota OP → Final | 15% × bruto Tanpa NPWP: 30% | 411124 102 | UU PPh PMK-251/2008 |
| 3 | Royalti Hak cipta, paten, merek, peralatan, informasi, film, dll. ⭐ PER-1/PJ/2023: WP OP pengguna NPPN → tarif efektif 6% (DPP 40% × bruto, tarif 15%). WP non-NPPN & Badan tetap 15%. | 15% × bruto ⭐ NPPN: 6% efektif Tanpa NPWP: 30% | 411124 103 | UU PPh ⭐ PER-1/PJ/2023 |
| 4 | Hadiah & Penghargaan Selain yang dipotong PPh 21. Dikecualikan: • Penerima WP OP DN → PPh 21 • Hadiah undian → PPh Final 25% • Hadiah langsung tanpa diundi → bukan objek potput (tapi objek SPT Tahunan) | 15% × bruto Tanpa NPWP: 30% | 411124 100 | UU PPh PER-11/PJ/2015 |
| 5 | Sewa Harta Kecuali sewa tanah/bangunan (PPh Final 10%). Dikecualikan: • Sewa tanah/bangunan → Final • Sewa guna usaha dgn hak opsi | 2% × bruto Tanpa NPWP: 4% | 411124 100 | UU PPh SE-35/PJ/2010 |
| 6 | Jasa Teknik, manajemen, konsultan, dan 62 jasa lain. ⭐ PMK-141/2015: 62 jenis jasa lain (appraisal, akuntansi, hukum, outsourcing, event organizer, katering, freight forwarding, dll). Jasa Konstruksi → PPh Final, bukan PPh 23. DPP: Gaji, material, pihak ketiga, reimbursement bisa dikeluarkan dari bruto jika ada bukti. | 2% × bruto Tanpa NPWP: 4% | 411124 104 | UU PPh ⭐ PMK-141/2015 SE-35/PJ/2010 |
Catatan Penting
Coretax (PMK-81/2024 stdd PMK-1/2026)
- Pembayaran via Kode Billing yang di-generate di Portal Coretax
- Bukti potong via e-Bupot Unifikasi — elektronik, Tanda Tangan Elektronik
- Pelaporan SPT Masa via Portal Coretax
- MAP dan KJS tetap sama
Tanpa NPWP — Tarif 100% Lebih Tinggi
Pasal 23 ayat (1a) UU PPh: penerima tanpa NPWP dikenakan tarif 100% lebih tinggi dari tarif normal. Contoh: sewa 2% → 4%, dividen 15% → 30%, royalti 15% → 30%.
Update Dividen WP OP DN
Sejak UU Cipta Kerja (2 November 2020), dividen WP OP DN BUKAN objek pajak jika diinvestasikan di Indonesia minimal 3 tahun. Jika tidak diinvestasikan → WP setor sendiri PPh Final 10% (KAP/KJS 411128/419). Rezim lama PPh Final 10% lewat pemotongan SUDAH TIDAK BERLAKU.
Update Royalti NPPN (PER-1/PJ/2023)
WP OP pengguna NPPN: tarif efektif 6% dari bruto (DPP 40% × 15%). Pemotong tetap membuat bukti potong tarif 15% tetapi DPP 40%.
62 Jenis Jasa Lain (PMK-141/2015)
PMK-141/PMK.03/2015 menggantikan PMK-244/PMK.03/2008. Mencakup 62 jenis jasa: appraisal, aktuaris, akuntansi, hukum, arsitektur, design, outsourcing, event organizer, katering, freight forwarding, cleaning service, security, sertifikasi, dll. Lihat artikel Sewa dan Jasa untuk daftar lengkap.