PPh Pasal 24 — Kredit Pajak Luar Negeri atas Penghasilan WPDN dari Luar Negeri
1. DASAR HUKUM
- ⭐ UU PPh Pasal 24 — Kredit pajak luar negeri. (UU 36/2008)
- ⭐ PMK-192/PMK.03/2018 — Pelaksanaan Pengkreditan Pajak atas Penghasilan dari LN. Mencabut KMK-164/2002. (PMK-192/2018)
- ⭐ PMK-81/2024 + PMK-1/2026 — Coretax — Pasal 175: tata cara SPT Tahunan. (PMK-81/2024)
- ⭐ PER-25/PJ/2018 — Penerapan P3B / SKD WPLN. (PER-25/PJ/2018)
2. PRINSIP DASAR (Pasal 2)
- WPDN dikenai PPh atas seluruh penghasilan, termasuk dari LN.
- PPh yang dibayar/terutang di LN dapat dikreditkan terhadap PPh terutang di Indonesia.
- Dikecualikan: Dividen Pasal 18(2) UU PPh — diatur PMK tersendiri.
3. SUMBER PENGHASILAN LN (Pasal 3)
| Jenis Penghasilan | Negara Sumber |
|---|---|
| Saham/sekuritas | Tempat badan penerbit didirikan/berkedudukan |
| Bunga, royalti, sewa harta gerak | Negara pembayar/pembebanan |
| Sewa harta tak gerak | Tempat harta terletak |
| Imbalan jasa/pekerjaan | Negara pembayar |
| BUT | Tempat BUT menjalankan usaha |
| Penambangan | Lokasi penambangan |
| Keuntungan pengalihan harta tetap | Tempat harta tetap |
| Trust | Tempat Trust dibentuk/didirikan |
4. PENGGABUNGAN PENGHASILAN (Pasal 4-5)
Penghasilan LN wajib digabungkan dengan penghasilan DN. (Pasal 4(1))
Kerugian LN tidak boleh diperhitungkan dalam PKP. (Pasal 4(3))
5. PERHITUNGAN KREDIT (Pasal 6)
Dilakukan per jenis penghasilan dan per negara.
Besar kredit = paling sedikit di antara:
- Pajak yang seharusnya terutang/dibayar di LN (dengan P3B).
- PPh LN yang sebenarnya.
- Rumus Max Formula: (Penghasilan LN ÷ PKP) × PPh Terutang (maks = PPh Terutang).
Jika P3B menyatakan Indonesia saja yang mengenakan → PPh LN tidak dapat dikreditkan. (Pasal 6(8))
6. KELEBIHAN KREDIT (Pasal 7)
Kelebihan PPh LN tidak dapat: diperhitungkan dengan PPh terutang, dibiayakan, atau direstitusi.
7. DOKUMENTASI (Pasal 8)
Salinan bukti bayar/potong PPh LN (minimal: nama WPDN + jumlah PPh LN). Disampaikan bersamaan SPT Tahunan via Coretax. (Pasal 175 PMK-81/2024)
8. PEMBETULAN SPT (Pasal 9)
- Jika PPh LN dikembalikan → PPh terutang ditambah.
- Jika penghasilan LN berubah → pembetulan SPT. Kurang bayar tidak dikenakan bunga.
9. CONTOH PERHITUNGAN
Contoh 1: WP Badan
PT ABC: Penghasilan DN Rp10M, LN Rp4M (PPh dibayar Rp600Juta). PKP Rp14M, PPh terutang (22%) Rp3,08M.
- Max formula: (Rp4M ÷ Rp14M) × Rp3,08M = Rp880Juta
- PPh LN aktual: Rp600Juta
- Kredit PPh 24 = Rp600Juta (paling rendah)
- PPh dibayar = Rp3,08M - Rp600Juta = Rp2,48M
Contoh 2: WP OP — Bunga Deposito Malaysia
Bunga Rp100Juta, PPh dipotong Rp20Juta. PKP Rp600Juta, PPh terutang Rp90Juta.
- Max formula: (Rp100Juta ÷ Rp600Juta) × Rp90Juta = Rp15Juta
- Kredit = Rp15Juta, kelebihan Rp5Juta hangus (Pasal 7)
10. PERBANDINGAN REGULASI
| Aspek | KMK-164/2002 (Dicabut) | PMK-192/2018 (Berlaku) |
|---|---|---|
| Perhitungan kredit | Per negara | Per jenis × per negara |
| Dividen LN | Dikreditkan | Dikecualikan (Pasal 18(2)) |
| Trust | Tidak diatur | Diatur |
| Source rules | Sederhana | Rinci (8 jenis) |
| Dokumentasi | Laporan keuangan + SPT LN + bukti bayar | Sederhana: bukti bayar (nama + jumlah) |
| Pelaporan | SPT kertas | Coretax |
| Status | 🔴 Dicabut | 🟢 Berlaku |